Tips Mengajukan Kredit Mikro

Apabila anda memiliki sebuah usaha dan anda berkeinginan untuk lebih memajukan usaha anda tersebut, namun di sisi lain anda sedang terbentur dengan masalah pendanaan, maka dana pinjaman atau dana kredit bisa menjadi alternatif yang bisa anda ambil. Namun, anda perlu bersikap dengan lebih bijak dalam menghadapi masalah ini, sebab beberapa bank ataupun lembaga keuangan lain pastinya akan memberikan sebuah syarat tertentu untuk menilai apakah anda memang pantas untuk diberikan pinjaman ataukah tidak.

Tips Mengajukan Kredit Mikro

Dari pihak bank bisa menilai kelayakan pengajuan pinjaman anda yang telah memberikan semua persyaratan yang diminta oleh bank. Selain itu, pihak bank juga akan mencari data tambahan lain terkait anda berdasarkan database yang isinya meliputi data pribadi serta data informasi terkait status peminjaman. Pihak bank juga akan mengakses informasi terkait apakah anda sebagai peminjam masih memiliki dana pinjaman dari bank lain ataukah tidak, serta status dari kelancaran pinjaman yang sedang anda ambil.

Pihak bank bisa mengetahui data itu semua dari sistem yang sudah tersentral di Bank Indonesia. Beberapa informasi yang didapat bisa berupa nomor rekekning, tipe rekening, sejarah peminjaman, jumlah pembayaaran yang sempat tertunda, berapa lama anda mempunyai rekening tersebut, dan jumlah tagihan yang anda miliki. Dengan berbagai informasi tersebut, pihak bank akan memberikan sebuah kesimpulan akhir apakah anda termasuk dalam pemohon kredit yang baik ataukah tidak. Yang mana kesimpulan ini akan memberikan keputusan akhir apakah permohonan kredit anda akan disetujui atau ditolak.

Ketika anda hendak mengajukan permohonan kredit, akan lebih baik ketika anda mempunyai ringkasan catatan baik yang menyangkut 3C, yakni Character ( catatan personal anda sebagai nasabah saat mengelola kredit), Capacity (kemampuan anda di dalam melakukan pembayaran kredit), dan Collateral (jaminan yang anda miliki). Namun akan lebih baik lagi ketika anda selalu melakukan pembukuan walau hanya sederhana dalm bentuk transaksi usaha dengan tujuan agar pihak bank mempercepat dalam analisa dari kapasitas usaha yang sedang anda jalankan. Tetapi, ketika hal tersebut belum erbiasa untuk anda lakukan, hal paling sederhana yang bisa anda lakukan adalah menyimpan setiap nota baik itu pembelian atau penjualan dari usaha anda.

Di dalam proses menganalisa sebuah kredit, pihak bank menggunakan sistem yang bernama Credit Scoring. Sistem ini digunakan untuk menilai apakah anda layak mendapatkan kredit ataukah tidak. Credit Scoring merupakan kumpulan berbagai macam informasi terkait diri anda beserta usaha anda yang mana datanya diambil dari aplikasi data pinjaman anda, angungan yang anda berikan, serta analisa dari transaksi keuasangan anda.

Beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat hendak mengajukan kredit:

  • Carilah bank yang sudah memiliki brand image yang baik. Sebab, selama pinjaman anda tersebut belum lunas, maka jaminan anda ada ditangan mereka. dengan memilih bank yang sudah memiliki image positif, jaminan anda akan menjadi lebih aman.
  • Anda perlu memilih sebauh bank ataupun lembaga keuangan lain yang dapat memberikan suku bunga yang terkecil. Ada bisa membandingkannyadari beberapabrosur yang sudah anda kumpulkan.
  • Jangan lupa untuk mempertimbangkan juga masalah pelayanan. Namun juga jangan sampai tergiur dengan iklan yang menawarkan proses pinjaman yang sangat cepat. Anda perlu untuk menanyakan terkait kebijakan jika terjadi pelunasan lebih awal dan apa keuntungannya. Perhatikan pula bentuk penalti yang akan diberikan. Hal ini penting karena setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda.
  • Jangan terlalu segan untuk menanyakan segala sesuatunya yang masih dirasa kurang jelas.

Demikian itulah beberapa tips ketika anda hendak mengajukan dana kredit kepada pihak bank.

Tips Mengajukan Kredit Mikro | Scareface | 4.5