Sukses Askrindo dalam Program KUR

PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau biasa disingkat Askrindo sebagai salah satu yang terlibat dalam pelaksanaan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Perusahaan ini bisa berfungsi sebagai pengambil kebijakan terkait proses penyaluran KUR. Selain itu, Askrindo dapat difungsikan sebagai pengawas dalam program untuk pengusaha Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK).

sukses KUR askrindo

Perlu Anda ketahui bahwa KUR merupakan program kerakyatan dari pemerintah pusat dengan menggandeng beberapa bank pelaksana, baik bank negeri, swasta, maupun daerah. Bank pelaksana tersebut berfungsi sebagai penyalur dana KUR bagi pengusaha UMKMK yang mengajukan permohonan terlebih dahulu. Bank pelaksana juga memegang hak untuk memutuskan, apakah menyetujui atau menolak permohonan dari pengusha UMKMK.

Catatan mengesankan dari Askrindo

Askrindo mencatat kinerja yang signifikan sepanjang kuartal pertama tahun 2013. Askrindo mencatat perolehan laba sebesar 31,2 persen atau Rp 113,8 miliar dari Kredit Usaha Rakyat (KUR). Selain itu, tercatat juga peningkatan penyaluran penjaminan KUR yang signifikan.

Direktur Utama Askrindo mengungkapkan sebuah berita yang menarik dalam pencapaian progran KUR. Sepanjang kuartal I 2013, penjaminan KUR mencapai Rp 4,4 triliun atau mencapai 201,3% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2012. Jadi, dapat disimpulkan sementara bahwa penerima kredit atau pembiayaan KUR sudah berhasil dihimpun cukup banyak. Dengan demikian, pengembalian dana KUR oleh pengusaha UMKMK juga berjalan lancar.

Target dari Askrindo

Dengan pencapaian seperti yang ditulis di atas, penjaminan KUR oleh Askrindo mencapai 50 persen penjaminan kredit secara nasional. Pemerintah juga telah menargetkan penjaminan kredit untuk KUR sebesar lebih dari Rp 36 triliun secara nasional pada tahun 2014 ini. Adapun realisasi penjaminan non-KUR pada kuartal pertama tahun 2013 mencapai sebesar Rp 130,4 miliar atau sekitar 32,8% dari anggaran tahun 2013 sebesar Rp 397,6 miliar.

Dari data yang dihimpun dari Askrindo, penjaminan KUR terbesar berdasarkan provinsi yakni Jawa Tengah sebesar Rp 852,6 miliar. Dilanjutkan provinsi Jawa Barat sebesar Rp 509,6 miliar dan Jawa Timur sebesar Rp 412,6 miliar.

Pulau Jawa dalam hal ini penyaluran dana KUR masih menjadi mayoritas. Pasalnya, sentra pengusaha UMKMK masih Pulau Jawa. Jadi tak heran jika banyak pengusaha kecil, terutama yang berlokasi di tiga provinsi di Pulau Jawa ini, yang berharap untuk mendapatkan dana KUR.

Perlu Anda ketahui jika sumber dana penyaluran KUR adalah 100% (seratus persen) bersumber dari dana bank pelaksana. Dana KUR dihimpun dari dana masyarakat atau nasabah bank peleksana yang bersangkutan berupa giro, tabungan, dan deposito. Dengan demikian, dana KUR bukan bantuan atau hibah dari pemerintah kepada pengusaha UMKMK. Oleh karena itu, mereka yang telah menerima dana KUR berkewajiban untuk mengembalikannya kembali kepda bank pelaksana tempat penyalur dana KUR.

Sukses Askrindo dalam Program KUR | Scareface | 4.5