Solusi Halal Modal Usaha dengan Kredit Bank Syariah

Salah satu dari tugas lembaga keuangan seperti bank adalah memberikan sebuah pelayanan dan juga kenyamanan untuk para masyarakat yang membutuhkan. Salah satu program yang mengarah ke sana adalah pinjaman kredit. Dengan kredit ini, harapannya masyarakat bisa menngkatkan taraf hidupnya dengan lebih berkembangnya usaha yang sedang dijalankan. Berbicara nasalah kredit, ada dua jenis bank yang memang berdasarkan segi operasionalnya berbeda, yaitu bank konvensional dan bank syariah.

Solusi Halal Modal Usaha dengan Kredit Bank Syariah

Bank konvensional adalah bank yang membuat patokan suku bunga untuk metode kredit yang digunakan. Jika kita mengacu kepada hukum islam, maka hal tersebut tidak boleh, karena bunga adalah sesuatu yang haram. Namun lain halnya dengan bank syariah, yang menjadi patokan bukanlah suku bunga, namun adalah kesepakatan bersama antara nasabah dengan pihak bank.

Kredit yang diberikan dari bank syariah ini memang berfungsi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya. Harag yang ditentukan dari kredit bank syariah adalah berdasar pada kesepakatan. Hal ini bergantung pada besaran simpanan serta jangka waktu untuk mengembalikannya. Sehingga nanti akan berpengaruh kepada besar kecilnya bagi hasil untuk pihak bank itu sendiri (baca lebih lanjut tentang keuntungan menggunakan pinjaman syariah).

Cara mengajukan permohonan kredit kepada bank syariah

Setiap orang yang sedang merintis sebuah usaha, pastilah butuh yang namanya tambahan modal untuk menunjang usahanya agar bisa berkembang dan maju. Hal ini lah yang membuat para pelaku usaha sangat membutuhkan dana kredit ini. Maka, kredit dari bank syariah ini bisa menjadi sebuah pilihan yang tepat dan solusi yang terbaik apabila anda ingin mengajukan kredit tanpa bunga.

Beberapa hal yang perlu anda persiapkan adalah sebagai berikut:

1. Siapkanlah permohonan kredit

Ini adalah langkah awal ketika anda ingin mendapatkan kredit dari bank. Sebenarnya syarat ini hampir sama dengan syarat yang diberlakukan oleh bank konvensional. Anda juga perlu untuk menyiapkan beberapa dokumen pribadi seperti KTP, KK, surat bukti usaha, dan lainnya. Beberapa bank syariah hanya akan memberikan kredit kepada para pelaku usaha yang sudah menjalankan usahanya minimal 2 tahun. Tapi bukan berarti semua bank syariah seperti itu. Hal ini bertujuan untuk menyakinkan pihak bank bahwa anda mampu membayar kredit sesuai waktu yang telah ditentukan.

2. Yakinkan surveyor

Surveyor ini akan datang ke rumah anda, untuk memastikan bahwa anda memang pantas untuk mendapatkan kredit ini. Survey ini juga dilakukan dengan tujuan bahwa anda memang mampu untuk membayar permohonan kredit anda. Pihak bank setelah mendapatkan laporan dari para surveyor, baru akan menetukan apakah anda akan diberikan kredit ataukah tidak.

3. Cobalah membuat kesepakatan sesuai kemampuan

Kesepakatan yang terjadi antara nasabah dengan pihak bank akan menjadi penentu terkait jangka waktu peminjaman serta besarnya angsuran yang harus diberikan. Apabila anda mendapatkan tawaran angsuran yang mungkin terlalu tinggi, anda bisa mencoba untuk melakukan negosiasi agar angsuran tersebut bisa sesuai dengan kemamouan anda.

Incoming search terms:

hukum kur menurut islam, hukum pinjam uang di bank untuk modal usaha, hukum meminjam uang di bank untuk usaha, hukum pinjam uang di bank untuk usaha, hukum meminjam uang di bank untuk modal usaha, Pinjaman halal, Hukum meminjam uang kredit usaha rakyat di bank menurut islam, hukum hutang bank untuk modal usaha, Hukum pinjam dana kur, hukum meminjam dana kur, 

Solusi Halal Modal Usaha dengan Kredit Bank Syariah | Scareface | 4.5