Pembiayaan Modal Kerja dari bank Muamalat

Giat usaha kecil menengah saat ini adalah sebuah fokus yang sangat diperhatikan di Indonesia. Bukan hanya memperjuagkan kehidupan yang lebih layak untuk para pengusahanya tapi juga demi kemajuan Indonesia agar meningkatkan status diri dari negara berkembang menjadi negara maju. Olehkarenanya salah satu sektor, wirausaha, perlu ditingkatkan dengan memberikan kemudahan-kemudahan bagi para pelakunya.

pembiayaan modal kerja dari bank muamalat

Agaknya hal ini sedikit banyaknya mendorong banyak pihak mulai dari pemerintah hingga swasta yang memberikan layanan perkreditan untuk melakukan pembiayaan terhadap usaha yang sedang dijalankan. Namun tak semuanya berdasarkan sarikat islam, sistem bunga dan beberapa kesepakatan yang cenderung merugikan. Disinilah bank syariah memberikan produk-produk syariahnya, salah satunya adalah bank Muamalat yang memberikan layanan pembiayaan modal kerja yang akan membantu kelancaran oprasional dan rencana pembangunan usaha anda.

Adapun layanan pembiayaan modal kerja dari bank Muamalat ini diperuntukan bagi warga negara Indonesia(WNI) yang memiliki usaha atau badan usaa yang telah memiliki lgalitas di Indonesia. Sedangkan prinsip pembiayaan modal kerja ini adalah berdasarkan syariah islam dengan pilihan akad musyarakah, mudharabah, atau murabahah sesuai dengan spesifikasi kebutuhan modal kerja.

Pembiayaan modal kerja ini dapat anda gunakan untuk melakukan atau meningkatkan omset penjualan, membiayai kebutuhan bahan baku atau digunakan sebagai biaya biaya overhead. Dengan menyediakan plafond sebesar Rp. 100 juta rupiah nasabah juga akan dilindungi dengan asuransi jiwa diamana pembiayaan akan dilunasi oleh perusahaan asuransi apabila anda meninggal dunia.

Bagaimana tertarik untuk mendapatkan pembiayaan modal kerja dari bank Muamalat ini? Berikut ini persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pinjaman pembiayaan modal kerja.

Individu:

  1. Formulir permohonan pembiayaan untuk individu
  2. Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga
  3. Fotocopy Surat Nikah (bila sudah menikah)
  4. Fotocopy NPWP
  5. Asli slip gaji & surat keterangan kerja (untuk pegawai/karyawan)
  6. Laporan keuangan/ laporan usaha 2 tahun terakhir
  7. Fotocopy mutasi rekening buku tabungan/statement giro 6 bulan terakhir
  8. Fotocopy rekening telepon dan listrik 3 bulan terakhir
  9. Bukti legalitas jaminan (SHM/SHGB/BPKB/bilyet deposito/dll)
  10. Bukti-bukti purchase order atau Surat Perintah Kerja (SPK) jika ada

Institusi/Perusahaan:

  1. Surat permohonan pembiayaan dari manajemen/pengurus
  2. NPWP institusi yang masih berlaku
  3. Legalitas pendirian dan perubahannya (jika ada) dan pengesahannya
  4. Izin-izin usaha : SIUP, TDP, SKD, SITU, dan lainnya (jika dibutuhkan) yang masih berlaku
  5. Data-data pengurus perusahaan
  6. Laporan keuangan 2 tahun terakhir
  7. Fotocopy mutasi rekening buku tabungan/statement giro 6 bulan terakhir
  8. Bukti legalitas jaminan (SHM/SHGB/BPKB/ bilyet deposito/dll)
  9. Bukti-bukti purchase order atau Surat Perintah Kerja (SPK) jika ada

Semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

pinjaman bank muamalat pribadi, pinjaman modal usaha bank muamalat, syarat pinjaman bank muamalat, syarat pinjam uang di bank muamalat, kredit modal kerja bank muamalat, kredit usaha bank muamalat, pinjaman mikro bank muamalat, kredit mikro bank muamalat, kredit usaha mikro bank muamalat, pinjaman usaha bank muamalat, 

Pembiayaan Modal Kerja dari bank Muamalat | Scareface | 4.5