Mengenal KPR Syariah dari Bank Muamalat

KPR atau merupakan singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah, adalah sebuah produk pinjaman untuk nasabah guna melakukan pembiayaan untuk pembelian tempat tinggal. Banyak sekali saat ini berbagai bank yang menawarkan kredit semacam ini, entah itu bank konvensional maupun bank yang berbasis Syariah. Salah satu bank syariah yang menawarkan produk yang satu ini adalah bank Muamalat dengan nama KPR Muamalat iB.

mengenal-kpr-bank-muamalat

KPR Bank Muamalat

KPR Muamalat iB adalah sebuah produk pembiayaan syariah yang diberikan oleh bank Muamalat untuk membantu nasabah dalam melakukan pembiayaan untuk memiliki rumah tinggal, rumah susun, apartemen, dan condotel yang termasuk dalam renovasi dan juga pembangunan serta dalam hal pengalihan / take over dari KPR bank lainnya.

Baca juga:

Dengan menggunakan KPR Muamalat iB dari bank Muamalat ini, tentunya ada banyak keunggulan atau keuntungan yang akan didapatkan oleh nasabah. Berbagai keuntungan yang dimaksudkan tentunya merupakan keuntungan seperti:

  • Pembiayaan untuk pemilikan rumah yang diberikan oleh bank Muamalat merupakan produk pembiayaan yang menggunakan prinsip syariah
  • Memiliki angsuran yang tetap sampai akhir masa pembiayaan yang tentunya sesuai dengan perjanjian
  • Margin yang diberikan yakni 9.5% untuk 2 tahun pertama, kemudian untuk selanjutnya mengikuti program dan juga ketentuan yang berlaku atau ditetapkan
  • Biaya untuk uang muka yang ringan, biaya tersebut mulai dari 10% (untuk fasilitas pembiayaan dengan luas bangunannya kurang dari 70 m2)
  • Bank Muamalat memberikan plafond pinjaman yang lebih besar
  • Jangka waktu untuk pembiayaan yang diberikan lama, yakni sampai dengan 15 tahun
  • Pembiayaan produk KPR yang diberikan oleh bank Muamalat berlaku untuk nasabah baru dan juga nasabah eksisting bank Muamalat.

Sebelum melakukan pengajuan, sebaiknya nasabah ataupun calon nasabah mengetahui berbagai syarat dan juga ketentuan yang diberikan, seperti:

  • Merupakan nasabah perorangan
  • Memiliki usia minimal 21 tahun pada saat pengajuan KPR Muamalat iB
  • Memiliki usia maksimal 55 tahun pada saat jatuh tempo pembiayaan khusus untuk pegawai / belum pensiun, sedangkan memiliki usia maksimal 60 tahun saat jatuh tempo untuk wiraswasta
  • BI Checking untuk 6 bulan terakhir harus lancar
  • Merupakan perorangan yang memiliki status karyawan, baik itu:
  1. Karyawan tetap (minimal telah bekerja selama 1 tahun)
  2. Karyawan kontrak (minimal telah bekerja selama 2 tahun)
  3. Wiraswasta
  • Melengkapi berbagai persyaratan administrative pengajuan, yakni:
  1. Formulir permohonan untuk pembiayaan bagi individu
  2. FC KTP
  3. FC KK
  4. FC surat nikah (bila sudah menikah
  5. FC NPWP
  6. FC sertifikat
  7. FC IMB dan PBB
  8. FC mutasi rekening buku tabungan / statement giro untuk 3 bulan terakhir
  9. Slip gaji asli dan juga surat keterangan kerja (untuk pegawai atau karyawan)
  10. Laporan keuangan ataupun laporan usaha (untuk wiraswasta)

Untuk fasilitasnya sendiri, KPR Muamalat iB memiliki berbagai fasilitas yang menarik di dalamnya seperti:

  • Ada 2 pilihan akad yang diberikan, yakni akad murabahah (jual beli) dan juga akad musyarakah (kerjasama sewa)
  • KPR Muamalat iB ini dapat diajukan oleh pasangan suami dan juga istri dengan sumber penghasilan untuk angsuran yang diakui secara bersama / joint income
  • Dapat diajukan dengan menggunakan sumber pendapatan gabungan dari gaji karyawan dan juga penghasilan sebagai wiraswasta dan/atau professional
  • Pembiayaan yang dicover dengan menggunakan asuransi jiwa
  • Fasilitas angsuran yang dilakukan secara autodebet dari tabungan Muamalat

Untuk pengajuan KPR Muamalat iB ini dapat diajukan secara langsung ke bank Muamalat terdekat di wilayah Anda.

Mengenal KPR Syariah dari Bank Muamalat | Scareface | 4.5