KPR Syariah Dari Bank Muamalat

Kredit pemilikan rumah (KPR) syariah merupakan salah satu produk bank syariah yang sangat dicari saat ini. Dengan sistem syariah akan membuat konsumen lebih tenang dalam mengkredit rumah idaman. Beberapa bank syariah pun saat ini tengah gencar-gencarnya mempromosikan KPR syariah. Salah satu yang akan kita bahas pada artikel ini adalah KPR Syariah dari bank Muamalat, salah satu bank syariah terbesar di Indonesia.

KPR syariah bank muamalat

KPR Muamalat iB begitu nama produk layanan KPR milik bank Muamalat. Dengan menggunakan KPR Muamalat iB memungkinkan anda untuk melakukan pembiayaan untuk memiliki rumah, apartemen, ruko, kios bahkan dapat diguanakan sebagai pembiayaan take-over KPR dari bank lain. Selain itu KPR Muamalat iB ini juga dapat digunakan sebagai pembiayaan rumah Indent, pembangunan dan renovasi.

Lalu siapa saja yang dapat memperoleh dana KPR Muamalat iB ini?

Dikutip dari website resmi bank Muamalat yang diperbolehkan untuk melakukan KPR Muamalat iB adalah mereka (WNI) yang cakap hukum yang berusia minimal 21 tahun atau maksimal 55 tahun untuk karyawan dan 60 tahun untuk wiraswasta atau profesional pada saat jatuh tempo pembiayaan.

Mengapa harus KPR Muamalat iB?

Berikut ini beberapa fitur unggulan KPR Muamalat iB yang akan menjadikan alasan mengapa anda harus memilih layanan pembiayaan KPR dari bank Muamalat ini:

  1. Pembiayaan hingga jangka waktu 15 tahun
  2. Uang muka ringan minimal 10% (dari harga perolehan yang diakui Bank)
  3. Adanya pilihan angsuran tetap hingga lunas atau kesempatan angsuran yang lebih ringan
  4. Plafond hingga Rp 25 miliar
  5. Pelunasan sebelum jatuh tempo tidak dikenakan denda
  6. Dapat digunakan untuk :
    – Pembelian rumah/ruko/rukan/kios/apartemen baru maupun bekas.
    – Take over kpr/pembiayaan sejenis dari bank lain.
    – Nilai pembiayaan yang tinggi hingga 90% dari nilai rumah

KPR Mualamalat Syariah ini dapat anda peroleh dengan 2 pilihan akad, yakni akad murabahah (jual-beli) dan musyarakah mutanaqishah (kerjasama sewa). Pengajuan dapat dilakukan oleh pasangan suami istri dengan sumber penghasilan yang digunakan untuk angsuran yang diakui secara bersama atau joint income. Selain itu pembiayaan KPR Mauamalat iB ini dapat diajukan  dengan sumber pendapatan gabungan dari gaji karyawan dan penghasilan sebagai wiraswasta dan/atau profesional.

Khusus untuk akad murabahah dapatmendapatkan KPR Muamalat iB ini dengan uang muka 0% dengan syarat calon nasabah bersedia menyerahkan agunan tambahan yang diterima oleh Bank. Dan bagi anda akan dilindungi oleh asuransi jiwa sehingga pembiayaan akan dilunasi oleh perusahaan asuransi apabila Anda meninggal dunia.

 

Berikut ini syarat bagi anda yang akan ingin mendapatkan KPR syariah dari bank muamalat :

Perorangan (WNI) dengan semua jenis pekerjaan : karyawan tetap, karyawan kontrak, wiraswasta, guru, dokter dan profesional lainnya.

Persyaratan Administratif untuk Pengajuan :

  1. Formulir permohonan pembiayaan untuk individu
  2. Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga
  3. Fotocopy NPWP untuk plafond pembiayaan di atas Rp 100 juta
  4. Fotocopy Surat Nikah (bila sudah menikah)
  5. Asli slip gaji & surat keterangan kerja (untuk pegawai/karyawan)
  6. Fotocopy mutasi rekening buku tabungan/statement giro 3 bulan terakhir
  7. Fotocopy rekening telepon dan listrik 3 bulan terakhir
  8. Laporan keuangan atau laporan usaha (untuk wiraswasta dan profesional)
  9. Fotocopy dokumen bangunan yang akan dibeli: SHM/SHGB, IMB dan denah bangunan

Incoming search terms:

kpr bank muamalat, kpr muamalat, cara meminjam uang di bank muamalat, kredit bank muamalat, pinjaman bank muamalat, syarat kpr muamalat, cara pinjam uang di bank muamalat, Pinjam uang di bank muamalat, syarat pengajuan kpr bank muamalat, kpr syariah muamalat, 

KPR Syariah Dari Bank Muamalat | Scareface | 4.5