Ketika Kredit Anda Tidak Lancar, Bagaimana Solusinya?

Di zaman modern seperti ini, peran perbankan sepertinya sudah bagaikan kebutuhanseseorang akan oksigen saja. Mengapa? Sebab sebagian besar manusia menggunakan jasa perbankan ini untuk menyelesaikan pekerjaannya ataupun untuk kehidupan pribadinya. Misalnya saja untuk menabung, menarik dana, bayar tagihan telepon, tagihan listrik, dan lain sebagainya.

Ketika Kredit Anda Tidak Lancar, Bagaimana Solusinya?

Di dalam perkembangannya pun berbagai jenis perbankan masing-masing tumbuh mengikuti zaman serta kebutuhan dari konsumennya. Untuk konsumen menengah ke bawah atau pelaku usah mikro, ada pilihan untuk menggunakan BPR (Bank Perkreditan Rakyat). Sedangkan untuk konsumen dengan level menengah ke atas ada berbagai pilihan jasa konvensional. Lain lagi untuk konsumen yang lebih khusus, ada pilihan jasa Bank Syariah.

Lembaga keuangan itu tidak selalu perbankan, karena memang masih ada banyak alternatif yang menyediakan layanan itu, seperti Pegadaian, Koperasi Simpan Pinjam, Leasing, bahkan sampai lembaga modal ventura. Setiap dari lembag itu membawa karakteristik yang pas dan cocok dengan segmentasi yang dibidiknya.

Salah satu dari layanan perbankan yang penting adalah jasa kredit. Karena hal ini memang sejalan dengan fungsinya yaitu untuk intermediasi antara pihak yang memiliki kelebihan dana (funding) dengan pihak yang membutuhkan tambahan dana (lending). Jasa layanan pinjaman kredit tentunya sangat bermanfaat bagi anda yang membutuhkan suntikan dana. Namun ketika salah setting di awal, maka bisa jadi justru malah menimbulkan sebuah masalah. Misalnya terjadi kemacetan atau ketidaklancaran kredit anda.

Ketika Kredit Non Lancar

Apa yang harus dilakukan ketika hal ini menjadi masalah usaha anda? Bisa jadi karena cashflow yang mepet atau bahkan minus. Hal ini mungkin saja terjadi, sebab berbagai macam faktor dan variabel yang ada di sekitar anda. Ketika anda mengalami hal ini, maka anda perlu mencari solusinya dengan perlahan namun pasti.

Yang pertama adalah jangan panik. Tenangkan pikiran anda, dan carilah solusi bersama dengan pihak bank. Bukan mencari solusi secara mandiri. Segera saja komunikasikan dengan pihak bank. Sebab penyakit yang terdeteksi sejak awal, kemungkinan untuk disembuhkan lebih besar, daripada penyakit yang sudah akut.

Jangan pernah matikan hanphone ketika pihak bank menelepon. Hal ini lah yang sering terjadi. Karena rasa takut serta panik, sehingga anda tidak mau menerima telepon dai bank. Padahal hal seperti ini justru akan memperburuk suasana.

Bersikaplah kooperatif serta terbuka kepada bank. Ini adalah modal penting untuk menemukan sebuah solusi. Jangan membawa pihak luar terlebih dahulu ketika sedang negosiasi awal, misalnya pengacara, wartawan, aparat hukum, dan sebagainya.

Bagaimana Solusinya?

Jika usaha anda masih berjalan, tetapi volume dari omsetnya menurun, maka dari pihak bank bisa menawarkan upaya untuk restrukturisasi kredit. Ada tiga alternatif kemungkinan untuk upaya ini, yakni Rescheduling, Restrukturing, serta Reconditioning. Di dalam beberapa situasi yang khusus, mungkin bisa mengambil 2 opsi sekaligus.

Rescheduling merupakan penjadwalan ulang terhadap hutang dengan memperpanjang tenor kredit supaya beban angsurannya bisa berkurang, serta disesuaikan jumlahnya dengan kemapuan membayar per saat sesudah omsetnya turun. Restrukturing merupakan cara untuk merubah struktur kredit, yang misal di awal adalah Kredit Berjangka diubah menjadi kredit angsuran. Reconditioning merupakan upaya untuk mengubah kondisi kredit dengan cara menurunkan suku bunga atau bisa juga dengan menghikangkan kondisi persyaratan kredit.

Tetapi ketika usaha anda sudah bangkrut, maka bank akan menawarkan likwidasi/menjual agunan. Agunan tersebut akan dikelola secepatnya untuk melunasi kredit non lancar anda. Jika sisa maka ang tersebut dikembalikan kepada anda.

Incoming search terms:

Perpanjangan kredit bri, cara memperpanjang pinjaman di bank bri, Prosedur perpanjangan kredit, cara memperpanjang kur bri, syarat perpanjangan pinjaman bank bri, perpanjangan kredit, 

Ketika Kredit Anda Tidak Lancar, Bagaimana Solusinya? | Scareface | 4.5