Cara Budidaya Jamur Kuping dengan Media Tanam

Jamur kuping adalah salah satu komoditas hasil budidaya pertanian yang baru-baru ini mendapat perhatian khusus di kalangan pencinta kuliner, karena khasiatnya yang melimpah dan rasa yang melimpah. Olahan jamur kuping bisa menjadi alternatif pengganti protein hewani bagi kaum vegetarian. Nah, budidaya jamur kuping bisa menjadi alternatif usaha yang cukup menjanjikan, karena peluang pasarnya terus berkembang. Berikut adalah panduan cara budidaya jamur kuping yang mungkin dapat membantu anda untuk terjun di bisnis ini.

cara budidaya jamur

1. Pemilihan lokasi

Tahap persiapan budidaya jamur kuming diawali dengan pemilihan lokasi. Jamur kuping cocok dibudidayakan di daerah beriklim dingin hingga panas, atau antara suhu 20-30 derjat Celcius dan kelembaban sekitar 80 hingga 90 persen.

2. Penyiapan media tanam

Jamur kuping lazim ditemukan di batang kayu yang sudah lapuk. Jadi, cara budidaya jamur kuping yang ideal adalah dengan menyediakan media tanam yang sesuai dengan habitat aslinya. Untuk itu:

  • Siapkan baglog berisi campuran serbuk gergaji kayu dengan konsentrasi sekitar 85-90 persen, bekatul 10 sampai 15 persen, kapur, 1 hingga 2 persen, dan air secukupnya.
  • Biarkan selama 3-5 hari sehingga terjadi fermentasi, balik 2 – 3 kali sehari
  • Masukkan media ke dalam baglog tahan panas. Jika anda tidak memiliki alat penekan, anda bisa menggunakan botol bekas untuk memadatkan media. Tutup dengan kapas untuk mencegah rembesan air selama sterilisasi. Diamkan selama 6 – 8 jam

3. Penanaman/inokulasi

Penanaman dilakukan setelah baglog kembali ke suhu normal. Pastikan bibit jamur yang akan ditanam dalam keadaan steril demikian juga dengan tangan anda. Masukkan bibit jamur ke dalam log media. Pindahkan ke ruang inokulasi, biarkan selama 45-60 hari di bawah suhu ideal di atas.

4. Penumbuhan jamur

Setelah inokulasi selama 45-60 hari, sekitar 75% permukaan media akan tertutup oleh miselium jamur. Inilah saatnya untuk melakukan penumbuhan. Robek baglog berbentuk segi empat dengan ukuran 1×1 cm, biarkan selama 15 hari, hingga jamur tumbuh.

 

Nah, tahap berikutnya adalah memanen. Tahukah anda, setelah panen pertama, anda akan kembali memanen jamur kuping setiap dua hari selama 6 bulan? Cara budidaya jamur kuping selama lebih kurang 2 bula tersebut akan terbayar dengan panen terus-menerus selama 6 bulan. Namun, jangan lupa memelihara jamur kuping anda dengan menyiramnya secara rutin.

Incoming search terms:

budidaya jamur kuping, budidaya jamur kuping dengan serbuk gergaji, cara budidaya jamur kuping, cara membuat jamur kuping, jamur kuping, Budi daya jamur kuping, cara budidaya jamur kuping dengan serbuk gergaji, cara menanam jamur kuping, cara budi daya jamur kuping, Cara budidaya lember, 

Cara Budidaya Jamur Kuping dengan Media Tanam | Scareface | 4.5