Cara Beternak Ayam Kampung untuk Dagingnya

Cara Beternak Ayam Kampung – kreditur.net. Banyak orang mengira bahwa cara beternak ayam kampung itu cukup dengan melepas si ayam untuk berkeliaran dan memasukkannya ke kandang jika malam. Akan tetapi, jika Anda ingin ayam kampung Anda memiliki nilai jual yang tinggi dan bisa memberi pasokan daging yang cukup banyak serta bermutu, metode ternaknya tentu harus lebih diaplikasikan dengan serius.

cara beternak ayam

Model Beternak Ayam Kampung

Secara umum, model beternak ayam kampung ada 2 macam yaitu ekstensif dan intensif. Metode ekstensif adalah seperti yang sudah disebutkan; membiarkan ayam berkeliaran dan hanya memberi makan setiap hari serta mengurungnya jika sudah malam. Hal ini sering dilakukan masyarakat pedesaan yang memiliki pekarangan luas.

Metode ini hanya cocok jika Anda memelihara ayam kampung sebagai ‘persediaan’  daging  untuk keluarga, namun tidak cocok untuk kelas dagang dimana pemakai daging ayam seperti restoran dan warung tentu menuntut jumlah pasokan daging yang konsisten setiap saat. Oleh karena itu, ada baiknya Anda beralih ke cara beternak ayam kampung model intensif yang direncanakan dengan baik.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam beternak ayam kampung secara intensif:

1. Kandang

Untuk kandang, ayam kampung bisa dipelihara di kandang model terbuka atau semi terbuka dimana mereka bebas berkeliaran. Akan tetapi, kandang, harus dibersihkan dan disucihamakan secara teratur, sama seperti kandang ayam biasa. Idealnya, kandang harus selebar minimal 4 meter dan panjang tidak lebih dari 70 meter, dengan ‘muatan’ 45 ekor bibit anak ayam kampung per meter persegi.

 

2. Pakan ayam

Cara beternak ayam kampung tidak membutuhkan campuran pakan serumit ayam broiler. Anda bisa memberikan campuran jagung dan dedak dalam bentuk konsentrat, bahkan sisa makanan yang bisa diminta dari dapur warung seperti nasi, roti, remukan mi atau bihun dan sayuran hijau.

 

3. Bibit ayam

Memilih bibit ayam kampung juga harus diperhitungkan; bibit yang sakit tidak akan memberikan hasil yang baik. Bibit ayam yang sehat harus memiliki tanda-tanda seperti berbulu bersih, bisa berdiri dan berjalan dengan tegap, tidak berpenyakit kulit, matanya jernih dan tidak berair atau belekan.

Dengan perencanaan cara beternak ayam kampung yang tepat, Anda akan bisa mendapat perolehan daging yang cukup memadai.

Cara Beternak Ayam Kampung untuk Dagingnya | Scareface | 4.5